Minggu, 28 Juli 2013

This is my day

This is my day
Yeah, tepat 19 tahun yang lalu saya di lahirkan di dunia ini.
banyak suka duka, canda tawa serta di kelilingi oleh orang orang yang sangat bisa mengerti diri saya.

kali ini di usia ke-19 tahun ini alhamdulillah gue udah bisa bekeja di perusahaan PT Trisinar Indopratama yaa kurang lebih 1,5 tahun lebih dikit dah .
*hihi*
di sini gue sebagai akunting, yaaaw ini pekerjaan yang emang gue pengen dari dulu dan alhamdulillah sekarang gue udahbisa ada di posisi kayak gini .

oke next...
gue sekarang juga kuliah di salah satu universitas yaa universitas yang biasa aja sii :D karna gue hanya mampu untuk kuliah di sini karna biaya dan tangungan gue cukup banyak . di sini gue punya sahabat - sahabat yang deket banget sama gue ada Mayang, Dessy, Heni, Yuli, Ka rina, Ka Sadat, mas Arif .

yaaaap ...
di sini gue yang paling muda di antara yang lainnya .
karna tahun 1994 :P

gue ngerasa punya keluarga 3 pertama di rumah kedua di kantor dan ketiga di kampus .
Ka sadat itu sebagai papa kita, kalo ka rina sebagai mama kita next mas arif itu bapa ke-2 nya anak anak . dan sisanya kita ber-5 .

walaupun usia kita berbeda beda tapi kita tetep kompak apalagi yang namany jalan jalan + kuliner :D
padahal kita adalah kelas karyawan tapi yaa tetpa aja yang namanya pulang kampus tetep harus makan sampe kayaknya semua makanan kita udah coba mulai dari :
- Bubur ayam Cirebon yang posisinya di samping polsek deket kampus
- Pecel ayam itu di pos pengumben
- Nasi Goreng itu di kobeon jeruk
- Bakso kita udah cobain banyak ada di cidodo ada juga di gatot petukanagn
- Mie ayam kita di petukangan juga
- Somay kita di cidodol
- Pizza di Permata Hijau dll lah pokoknya banyak deh gue aja sampe lupa  .

sampe mikir kita aja yang anak kelas malem aja jalan jalan mulu gimana kalo kita jadi anak reguler bisa bisa berangkat pagi pulang malem mulu dah .
*hihi*

singkat cerita mengenai temen2 kempus gue . yaaaw
kalo di akntor gue punya 11 orang temen2 yang udah lama banget deket disini. Semua saling membantu dan saling mengerti satu sam lain sheingga untuk kerjasama enak . jarang abnget kayaknya gue nemuin tempat yang senyaman ini ..

Entah apa yang ngebuat gue sama temen2 kampus gue bisa deket kayak gini sampe mau jalan jalna bareng dll lah .
ka sadat dia itu sosok bapak yang sangat mengerti anak anak nya apalagi kalo mayang gak ada yang nganter dia pulang pasti dia yang siap buat nganter mayang tapi harus izin mami rina dulu :D
kalo mami rina dia itu selalu nemplok sama ka sadat karna 1 kerjaan jadi deket banget .
kalo mayang katanya anak anak dia itu yang paling pasrah diajak kemana aja asal pulang ada yang anter sampe rumah :D
*peace may*
klao mas arif dia orang yang paling diem dan ngomomg cuma seadanya . hahahahaha

kalo buat kuliner biasanya kita seringan cuma ber4 gue, mayang, ka sadat, ka rina karna dessy gak bisa bawa motor jadi udah harus di jemput bokapnya, kalo yuli juga di jemput sama tukang ojek nya naah kalo sii heni dia bingung pulang naik angkot nyah .
hahahaha
kalo mas arif dia kadang suka bingung apalagi kalo istrinya off kerja pasti pulang kuliah langsung pulang ke rumah .
tapiii yaa itulah kita , seneng dengan keadaan yang sperti ini .
kita sederhana tapi selalu kompak,
alhamdulillah bisa mempunyai keluarga yang sperti ini :D
jagalah kami sellau yaa Allah
Aminnn ...

udah yaa cukup segitu aja :D
 ini mah isinya bukan my day tapi curhatan tentang temen temen di kampus
gapapa lah :p

ini dia poto2 kita lagi makan makan di my day 28 Juli 2013












Senin, 20 Mei 2013

statistika deskriptif - ukuran gejala pusat data yang belum dikelompokkan


UKURAN GEJALA PUSAT DATA BELUM DIKELOMPOKKAN





MAKALAH
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Statistika Deskriptif

Kelompok I :
1. Denny Setyawan (NIM: 11123508)
2. Dessy Wulandari (NIM: 11121193)
3. Heni Hariani (NIM: 11121119)
4. Mayang Juwita (NIM: 11121835)
5. Mega Tirta Kencana (NIM: 11124014)
6. Rina Herlina Akkas (NIM: 11120631)
7. Yulia Nandani (NIM: 11120990)
8. Yuliana Siahaan (NIM: 11121892)

Jurusan Komputerisasi Akuntansi
Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Informatika
Jakarta
2013
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini tepat pada waktunya. Makalah ini sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh nilai UAS pada mata kuliah Statistika Desktiptif.
Makalah ini berisikan tentang informasi Distribusi Frekunsi dan Ukuran gejala pusat data yang belum di kelompokkan.
Kami menyadari banyak kekurangan terdapat di dalamnya, namun semoga makalah ini bisa menjadi sumbangsih yang bernilai bagi ilmu khususnya statistika yang terus berkembang.
Dalam proses penyusunannya, kami banyak dibantu oleh berbagai pihak guna mendorong kemajuan dan ketelitian. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak - pihak yang telah membantu, membimbing, serta mendoakan untuk segala kebaikan penulis dalam penyusunan karya tulis ini, Semoga makalah ini bermafaat bagi pembaca dan kepentingan ilmu statistika.

Jakarta,         Mei 2013

                               
Penyusun
DAFTAR ISI
Kata Pengantar                                                                                                           2
Daftar Isi                                                                                                                     3
Daftar Simbol
BAB I             PENDAHULUAN
                        1.1     Latar Belakang                                                                          4
                        1.2     Maksud dan Tujuan                                                                  5
                        1.3    Ruang Lingkup dan Permasalahan                                            5
BAB II            PEMBAHASAN
                        2.1     Landasan Teori                                                                         6
                                    2.1.1  Pengertian Distribusi Frekuensi                                    6
                                    2.1.2  Contoh Kasus Distribusi Frekuensi                              7
2.1.3  Jenis-jenis Distribusi Frekuensi                         13

BAB III          PENUTUP
                        3.1     Kesimpulan                                                                               31
                        3.2     Saran-Saran                                                                               32
DAFTAR PUSTAKA                                                                                              33







BAB I
PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang 
Didalam kehidupan sehari – hari, sering kita jumpai banyak hal yang dapat kita deskripsikan dalam sebuah bentuk data. Informasi data yang diperoleh tentunya harus diolah terlebih dahulu menjadi sebuah data yang lebih mudah dibaca dan dianalisa. Akan tetapi bagaimana penyajian data yang kita dapat tentunya berbeda – beda, sesuai dengan kebutuhan dan keinginan penyaji data.
Statistika deskriptif berkenaan dengan bagaimana data yang dapat digambarkan/dideskripsikan baik secara numerik (misal menghitung rata – rata dan deviasi standar) atau secara grafis (dalam bentuk tabel atau grafik) untuk mendapatkan gambaran sekilas mengenai data tersebut sehingga lebih mudah dibaca dan dipahami.
Dan dalam  makalah ini kami akan mengangkat tema “Ukuran gejala pusat data yang belum di kelompokkan”.




1.2    Maksud dan Tujuan     
·      Untuk memenuhi persyaratan dalam memperoleh nilai UAS Statistika Deskriptif semester II.
·      Untuk mengetahui pengertian dan perhitungan distribusi frekuensi.
·      Untuk mengetahui cara perhitungan Ukuran Gejala Pusat Data yang belum di kelompokkan.
·      Membuat para mahasiswa lebih mengetahui dan memahami materi ini melalui analisa data, penarikan kesimpulan dan pembuat keputusan.
·      Mengetahui cara pengolahan data materi menggunakan aplikasi Microsoft Excel 2007/2010 atau SPSS.
·      Membandingkan hasil pengolahan data statistik antara system manual dengan dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel 2007/2010 atau SPSS.

1.3    Ruang Lingkup dan Permasalahan
Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan, maka perumusan masalah yang akan di bahas dalam makalah ini adalah :
  1. Istilah – istilah Distribusi Frekuensi.
  2. Cara perhitungan data analisis distribusi frekuensi menggunakan system manual dan aplikasi Microsoft Excel 2007/2010.
3.      Pengertian Ukuran Gejala Pusat Data yang belum dikelompokkan ( Rata – Rata, Median, Modus, Kuartil, Desil, Persentil ).

BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Landasan Teori
2.1.1 Pengertian Distribusi Frekuensi
Distribusi frekuensi adalah suatu bentuk penyusunan data yang teratur dengan menggolongkan besar atau kecilnya data. Distribusi frekuensi umumnya disajikan dalam daftar yang berisi kelas interval dan jumlah objek (frekuensi) yang termasuk dalam kelas interval tersebut.
Fungsi distribusi frekuensi adalah mengatur data mentah  (belum dikelompokkan) ke dalam bentuk yang rapi tanpa mengurangi data yang ada.

Istilah – istilah dalam distribusi frekuensi adalah :
-          Kelas
-          Batas Kelas
-          Tepi Kelas
-          Interval Kelas
-          Titik Tengah




2.1.2 Contoh Kasus Distribusi Frekuensi

Berikut ini adalah  data tinggi badan mahasiwa yang di ambil melalui angket      58 mahasiswa kelas 11.2C.12
158 158 160 160 158
160 160 150 153 155
175 157 155 157 160
155 170 157 160 155
158 155 155 155 156
153 157 157 157 157
155 160 160 158 150
158 160 160 160 161
154 170 172 173 171
173 164 165 165 167
168 168 169 169 170
170 175 155

            Berikut ini cara untuk menggunakan analisis manual :
a.       Mengurutkan data
b.      Menentukan Range
c.       Menentukan Banyaknya Kelas
d.      Menentukan Panjang Interval Kelas
e.       Menentukan Batas – batas Kelas
f.       Menentukan Titik Tengah
g.      Memasukkan data ke dalam kelas-kelas yang sesuai dengan memakai sistem Tally atau Turus.
h.       Menyajikan distribusi frekuensi : isi kolom frekuensi sesuai dengan  kolom Tally / Turus

a.              Mengurutkan data
150 150 153 153 154
155 155 155 155 155
155 155 155 155 156
157 157 157 157 157
157 157 158 158 158
158 158 158 160 160
160 160 160 160 160
160 160 160 160 161
164 165 165 167 168
168 169 169 170 170
170 170 171 172 173
173 175 175

b.              Selanjutnya menentukan Range (R)
Range adalah selisih antara nilai yang terbesar dengan nilai yang terkecil.

    Rumus Range adalah                                             
         R   =    Xmax    -    Xmin
  =    175        -       150
              =    25

c.              Mencari banyaknya kelas menggunakan rumus Sturges
Kelas adalah penggolongan data yang dibatasi dengan nilai terendah dan nilai tertinggi yang masing - masing dinamakan batas kelas.



  K = 1 + 3,3 log N
           = 1 + 3,3 log 58
           = 1 + 5,8
           =  6,8
è Banyaknya kelas adalah 7 kelas ( di bulatkan ke atas)  


d.              Menentukan panjang interval kelas (I)
Interval kelas adalah lebar dari sebuah kelas dan dihitung dari perbedaan antara kedua tepi kelasnya.

I  =  R / K
           =  25 / 6,8
           =  3,67
è Panjang Interval kelas adalah 4 (di bulatkan ke atas)

e.              Menentukan batas-batas kelas
Batas – batas kelas adalah nilai batas dari pada
tiap kelas dalam sebuah distribusi, terbagi menjadi States class limit dan Class Bounderies (Tepi kelas).
R = 25
K = 7
I = 4
((K x I)  - (R + 1)) / 2
((7 x 4)  - (25 + 1)) / 2
( 28 – 26 ) / 2 = 1

Batas – batas kelasnya adalah :
·                                   Batas bawah kelas ke-1
 data terkecil – 1
= 150 – 1
= 149
·                                   Batas atas kelas ke-1
 batas bawah kelas ke-1 + ( I – 1 )
= 149 + (4 – 1 )
= 152
·                                   Batas bawah kelas ke-2
batas atas kelas ke-1 + 1
            = 152 + 1
            = 153
·                                   Batas atas kelas ke-2
Batas bawah kelas ke -2 + ( I – 1 )
= 153 + ( 4 – 1 )
= 156
·                                   dst. Sampai dengan batas kelas ke-7

  1. Menentukan Titik Tengah
Titik tengah adalah rata – rata hitung dari kedua batas kelasnya atau tepi kelasnya
Rumus nya adalah : ½ ( Batas bawah kelas + batas atas kelas)
·                                    Titik tengah kelas pertama = ½ ( 149 + 152 ) = 150,5
·                                    Titik tengah kelas kedua    = ½ ( 153 + 156 ) = 154,5
·                                    Titik tengah kelas ketiga    = ½ ( 157 + 160 ) = 158,5
·                                    dst. Sampai dengan titik tengah ke-7

  1. Memasukkan data ke dalam kelas-kelas yang sesuai dengan memakai sistem Tally atau Turus.
    Interval Kelas Tepi Kelas Titik Tengah Sistem Turus Frekuensi
    149 - 152 148,5 - 152,5 150,5 II 2
    153 - 156 152,5 - 156,5 154,5

    IIII   IIII   III
    13
    157 - 160 156,5 - 160,5 158,5

    IIII   IIII   IIII   IIII   IIII
    24
    161 - 164 160,5 - 164,5 162,5 II 2
    165 - 168 164,5 - 168,5 166,5
    IIII
    5
    169 - 172 168,5 - 172,5 170,5
    IIII   III
    8
    173 - 176 172,5 - 176,5 174,5 IIII 4

h.      Menyajikan distribusi frekuensi
Interval Kelas Tepi Kelas Titik Tengah Frekuensi
149 - 152 148,5 - 152,5 150,5 2
153 - 156 152,5 - 156,5 154,5 13
157 - 160 156,5 - 160,5 158,5 24
161 - 164 160,5 - 164,5 162,5 2
165 - 168 164,5 - 168,5 166,5 5
169 - 172 168,5 - 172,5 170,5 8
173 - 176 172,5 - 176,5 174,5 4


2.1.3      JENIS – JENIS DISTRIBUSI FREKUENSI
a.       Distribusi Frekuensi Kumulatif
adalah suatu daftar yang memuat frekuensi – frekuensi kumulatif, jika ingin mengetahui banyaknya observasi yang ada di atas atau dibawah suatu nilai tertentu.


b.      Distribusi Frekuensi Relatif
adalah perbandingan dari frekuensi masing - masing kelas dan jumlah frekuensi seluruhnya yang dinyatakan dalam persen.



a. Distribusi Frekuensi Kumulatif
I.                                  menentukan distribusi frekuensi kumulatif kurang dari

Batas Kelas Frekuensi Kumulatif
148,5 0
152,5 2
156,5 15
2 + 13
160,5 39
2 + 13 + 24
164,5 41
2 + 13 + 24 + 2
168,5 46
172,5 54
176,5 58


















 II.                               menentukan distribusi frekuensi kumulatif lebih dari

Batas Kelas Frekuensi Kumulatif
>   176,5 0
>   172,5 4
>   168,5 12
 4 + 8
>   164,5 17
 4 + 8 + 5
>   160,5 19
 4 + 8 + 5 + 2
>   156,5 43
>   152,5 56
>   148,5 58






b. Distribusi Frekuensi Relatif

  Distribusi Frekuensi Relatif
Interval Kelas Titik Tengah Frekuensi Frekuensi Relatif (%)
149 - 152 150,5 2 3%
(2/58) x 100 = 3,44 bulatkan menjadi 3
153 - 156 154,5 13 23%
(13/58) x 100 = 22,41 bulatkan menjadi 23
157 - 160 158,5 24 41%  (24/58) x 100 = 41,37 bulatkan menjadi 41
161 - 164 162,5 2 3%
165 - 168 166,5 5 9%
169 - 172 170,5 8 14%
173 - 176 174,5 4 7%




2.1.4        Pembuatan Distribusi Frekuensi dan Histogram dengan Program Ms. Excel 2007/2010
Berikut adalah cara Mengaktifkan Analysis ToolPack :
1.      Klik Office Button           Options
2.      Pilih Add-Ins dan pada menu Manage pilih Excel Add-Ins           klik go
3.      Berikan tanda ceklist pada Analysis ToolPack          OK

Jika sudah mengaktifkan Analysis Toolpack langkah langkah dalam pembuatan Distribusi Frekuensi dan Histogram dengan excel 2007/2010 adalah sbb :
1.    Masukan data
2.    Masukan bin (batas atas)
3.    Pilih Data pada menu utama
4.    Pilih Data Analysis
5.    Pilih Histogram pada Analysis Tools
6.    Ketika kotak dialog muncul,
·                                   Pada kotak Input Range, selanjutnya blok/sorot range data
·                                   Pada kotak Bin Range, selanjutnya blok/sorot range batas atas
·                                   Pada kotak Output Range, arahkan kursor pada kolom kosong
·                                   Berikan tanda check pada Cumulative Percentage”
·                                   Berikan tanda check pada Chart Output”
·                                   Klik OK



2.2             UKURAN GEJALA PUSAT DATA YANG BELUM DI  KELOMPOKKAN

2.2.1          Rata-rata, Median, dan Modus


  1. Rata – Rata Hitung
Adalah nilai yang mewakili sekelompok data.
Data :
150 150 153 153 154
155 155 155 155 155
155 155 155 155 156
157 157 157 157 157
157 157 158 158 158
158 158 158 160 160
160 160 160 160 160
160 160 160 160 161
164 165 165 167 168
168 169 169 170 170
170 170 171 172 173
173 175 175

    = 1/ 58 (9.333) = 9.333   =  160,91379 
                           58
                                           Dibulatkan menjadi 161
b.      Rata – Rata ukur
Adalah akar pangkat N dari hasil kali masing-masing nilai dari kelompok tersebut.




= 1,6078 dibulatkan = 1,61





c.    Rata – Rata Harmonis
Adalah kebalikan rata-rata hitung dari kebalikan nilai-nilai data.








d.     Median
Adalah  sebuah nilai data yang berada di tengah-tengah dari rangkaian data yang telah tersusun secara teratur. Posisi tengah dari  seperangkat data sebanyak N yang telah terurut terletak pada posisi yang ke (N + 1)/2.

n  = 58 data
K = 58/2 = 29
Median = 1/2  (Xk + Xk+1) = 1/2  (X29 + X30)
 = 1/2  ( 160 + 160 )   = 160


e.            Modus
adalah kumpulan data atau nilai yang paling sering muncul atau data yang mempunyai nilai frekensi terbesar, jika pada kumpulan data itu terdapat lebih dari satu data yang sama-sama paling sering muncul, maka dalam kumpulan data itu terdapat lebih dari satu modus.


MODUS = 160


2.2.2       KUARTIL, DESIL, PERSENTIL

a.      Kuartil
Pada prinsipnya, pengertian kuartil sama dengan median. Perbedaanya hanya terletak pada banyaknya pembagian kelompok data. Median membagi kelompok data atas 2 bagian, sedangkan kuartil membagi kelompok data atas 4 bagian yang sama besar, sehingga akan terdapat 3 kuartil yaitu kuartil ke-1, kuartil ke-2 dan kuartil ke-3, dimana kuartil ke-2 sama dengan median.



Contoh kasus :
N         =  58 data
150 150 153 153 154
155 155 155 155 155
155 155 155 155 156
157 157 157 157 157
157 157 158 158 158
158 158 158 160 160
160 160 160 160 160
160 160 160 160 161
164 165 165 167 168
168 169 169 170 170
170 170 171 172 173
173 175 175

Ditanya : Cari Q1, Q2, Q3,  D7,  P98

Q1        = 1 ( n + 1 )/4
            = 1 ( 58 + 1 )/4 = 14,75   =  14  +  0,75
            = Xi    +  0,75  ( Xi+1 – Xi )
            = X14  +  0,75  ( X14+1 – X14 )
            = 155  +  0,75  ( X15 – X14 )
            = 155  +  0,75  ( 156 – 155 )
            = 155  + 0,75
            = 155,75

Q2        = 2 ( n + 1 )/4
            = 2 ( 58 + 1 )/4 = 29,50   =  29  +  0,50
            = Xi    +  0,50  ( Xi+1 – Xi )
            = X29  +  0,50  ( X29+1 – X29 )
            = 160  +  0,50  ( X30 – X29 )
            = 160  +  0,50  ( 160 – 160 )
            = 160  +  0
            = 160

Q3        = 3 ( n + 1 )/4
            = 3 ( 58 + 1 )/4 = 44,25   =  44  +  0,25
            = Xi    +  0,25  ( Xi+1 – Xi )
            = X44  +  0,25  ( X44 +1 – X44 )
            = 167  +  0,25  ( X45 – X44 )
            = 167  +  0,25  ( 168 – 167 )
            = 167  +  0,25
            = 167,25

b.          Desil
 adalah suatu rangkaian data yang membagi suatu distribusi menjadi 10 bagian   yang sama besar.

                D7   = 7 ( n + 1 )/10
                         = 7 ( 58 + 1 )/10  = 41,30   =  41 + 0,30
             = Xi    +  0,30  ( Xi+1 – Xi )
             = X41  +  0,30  ( X41 +1 – X41 )
             = 164  +  0,30  ( X42 – X41 )
             = 164  +  0,30  ( 165 – 164 )
             = 164  +  0,30
             = 164,30



  1. Persentil
adalah ukuran letak yang membagi suatu distribusi menjadi 100 bagian yang sama besar.

                P98   = 98 ( n + 1 )/100
                         = 98 ( 58 + 1 )/100  = 57,82   =  57 + 0,82
             = Xi    +  0,82  ( Xi+1 – Xi )
             = X57  +  0,82  ( X57+1 – X57 )
             = 175  +  0,82  ( X58 – X57 )
             = 175  +  0,82  ( 175 - 175 )
             = 175  +  0
             = 175

2.2.3      Pembuatan Statistik Deskriptif dengan Program Ms. Excel 2007/2010
Jika sudah mengaktifkan Analysis Toolpack langkah langkah dalam pembuatan Distribusi Frekuensi dan Histogram dengan excel 2007/2010 adalah sbb :
1.    Masukan data
2.    Pilih Data pada menu utama
3.    Pilih Data Analysis
4.    Pilih Deskriptive Statistics pada Analysis Tools
5.    Ketika kotak dialog muncul,
·                                   Pada kotak Input Range, selanjutnya blok/sorot range data
·                                   Pada kotak output range, arahkan kursor pada kolom kosong
·                                   Berikan tanda check pada Summary Statistics”
·                                   Klik OK


BAB III
PENUTUP
3.1.1                             Kesimpulan
Dari pengertian dan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa Distribusi Frekuensi mencakup penyajian data, pengelompokan data kedalam suatu daftar atau tabel, kelas interval serta diagram dari hasil penelitian.
Sedangkan Ukuran Gejala Pusat Data yang Belum Dikelompokkan mencakup  penyajian  rata – rata, median, modus, kuartil, desil dan persentil.
Dalam kehidupan sehari–hari penggunaan aplikasi Microsoft Excel atau SPSS dapat memberikan manfaat yang besar dalam perusahaan ataupun dalam dunia pendidikan dan bila dibandingkan hasil dari pengolahan data secara manual dengan hasil pengolahan data secara otomatis yaitu dengan aplikasi microsoft excel atau SPSS, akan memperoleh hasil yang berbeda dari keduanya. Pertama dalam keakuratan pengolahan data secara otomatis lebih mendekati kebenaran melalui program daripada pengolahan data secara manual. Lalu dalam hal efisiensi waktu pengolahan dengan aplikasi Microsoft excel atau SPSS waktu yang digunakan dapat menjadi lebih efisien ketika melakukan pengolahan data.




3.2     Saran
Pada perhitungan dengan menggunakan cara manual tentunya juga diperlukan ketelitian dan kecermatan agar tidak terjadi kesalahan, untuk memperkecil kesalahan kita bisa menggunakan Microsoft Excel atau SPSS sebagai cara untuk membandingkan hasil keakuratan antara analisis manual dengan analisis aplikasi Microsoft Excel atau SPSS.

































DAFTAR PUSTAKA
·        Angket mahasiswa kelas 11.2C.12
·        Modul / Slide Statistika Deskriptif semester II  ( BSI )
·        Slide tambahan di blog achmadsyahlani.blogspot.com